Cara Mengurangi Efek Buruk Fast Food

Banyak ahli gizi menyarankan untuk tidak mengkonsumsi makanan cepat saji atau fast food. Hal ini dikarenakan kandungan zat yang ada di dalam jenis makanan ini tidak baik untuk kesehatan tubuh dan mempunyai efek ketagihan yang bisa menyebabkan kegemukan atau obesitas dan penyakit degeneratif lainnya.
Namun jika sesekali mengkonsumsi fast food tetap diperbolehkan dengan syarat-syarat tertentu guna mengurangi efek buruk fast food.
Cara Mengurangi efek buruk fast food
Syarat-syarat ini diperlukan saat kita ingin menikmati makanan cepat saji, hal ini diperlukan agar efek buruk dari jenis makanan ini tidak berakibat fatal bagi tubuh. Jangan sampai hanya karena kenikmatan sesaat memakan makanan cepat saji, malah berakibat buruk bagi kesehatan yang ujung-ujungnya malah meengeluarkan biaya yang lebih besar dari harga makanan fast food tersebut.

3 Tips Mengurangi Efek Buruk Fast Food

Berikut adalah cara mengurangi efek buruk fast food bagi tubuh manusia. Perhatikan ketiga tips tersebut karena kesemuanya bisa dilakukan dengan mudah dan tidak mengurangi kenikmatan saat menyantap makanan ini.
1. Menu nasi harus dipriotitaskan
Prioritaskan untuk memilih menu yang ada nasinya dibanding sandwich atau burger yang dilengkapi kentang goreng. Hal ini sangat penting karena burger dan kentang goreng memiliki kandungan lemak tinggi yang tidak baik bagi tubuh karena bisa memicu kolesterol.

Burger dan sandwich yang ada di menu restoran cepat saji pada umumnya diisi dengan daging olahan yang berlemak dan biasanya ditambahkan dengan keju. Walaupun pada dasarnya kentang memiliki kandungan karbohidrat yang sama dengan nasi, sedangkan burger juga memiliki kandungan zat yang sama di rotinya.

Hanya saja, tips nomer satu ini hanya berlaku di restoran cepat saji yang ada di Indonesia, karena seperti kita ketahui untuk di luar negeri, restoran cepat saji di sana hanya menyajikan kentang goreng atau burger dengan roti.

2. Jangan Makan kulit Ayam Goreng
Jika pesan ayam goreng, batasi makan kulitnya meskipun kita tahu kulit ayam goreng di restoran cepat saji rasanya memang enak. Selain gurih, tentu makin nikmat jika dimakan bersama dengan sambal atau saus tomat.

Tapi patut diketahui, yang membuatnya gurih justru tepungnya. Jadi yang dinikmati itu adalah kulit dan tepung. Sedangkan ayam dengan kulit banyak mengandung tujuh gram lemak jenuh dan ini harus dihindari sebaik mungkin.

3. Hindari Minumam Bersoda
Jangan minum minuman bersoda saat mengkonsumsi makanan cepat saji meskipun menjadi paket hemat di restoran cepat sajai tersebut. Lebih baik minum air putih atau jika memungkinkan segelas lemon tea. Hal ini perlu dilakukan karena tingginya kandungan gula di minuman bersoda, yang berpotensi membuat badan mengalami kelebihan kalori yang berujung kepada perut buncit. Selain itu pewarna yang ada diminuman bersoda juga bisa merusak ginjal.

Selain bisa merusak ginjal, minuman bersoda juga mengandung asam fosfat yang ternyata bisa membuat tulang jadi rapuh atau osteoporosis. Efeknya ngeri-ngeri sedap bukan?, minumam bersoda juga memicu meningkatnya produksi urin yang membuat kita selalu buang air kecil dan hal ini tentunya jika tidak diimbangi dengan meminum air putih akan mengakibatkan tubuh kekurangan cairan.

Mengkonsumsi makanan fast food bukanlah hal yang dilarang, tetapi usahakan untuk tidak terlalu sering memakannya. Ingat tips di atas sebagai cara mengurangi efek buruk fast food saat ingin menikmati jenis makanan ini, dan setelah itu kembali ke pola makan sehat.

Cara Menyembuhkan Gusi Bengkak

Penyebab Gusi Bengkak dan Cara Mengobatinya – Kesehatan gigi dan mulut bagi banyak orang belum menjadi perhatian yang serius sehingga tak jarang diantara kita pernah mengalami gusi bengkak dan ini rasanya pasti sangat sakit. Saat gusi bengkak semua kegiatan menjadi terhenti karena rasa sakit yang terasa hingga ke kepala dan rasanya pun tak terhingga seolah-olah mau pecah.

Cara Menyembuhkan Gusi Bengkak

Rasa sakit yang diakibatkan gusi bengkak merupakan akumulasi adanya peradangan atau inflamasi pada gusi sehingga tampak merah dan menonjol, juga terkadang terlihat berwarna kekuningan dijungnya sebagai tanda adanya nanah atau abses. Jika hal ini dibiarkan maka gusi yang bengkak akan menjadi lebih sensitif dan biasanya terasa sangat sakit bahkan terasa berdenyut seperti mau meledak. Alhasil saat menggosok gigi, gusi menjadi mudah berdarah akibat tergesek oleh bulu-bulu sikat gigi yang digunakan. Dan jika gusi bengkak menyebabkan bengkaknya pipi hingga wajah, maka wajahpun akan terlihat tidak simetris.

Penyebab Gusi Bengkak

Sebelum kita mengetahui cara menyembuhkan gusi bengkak, maka sebaiknya kita mengetahui juga faktor pmicunya. Hal ini penting agar nantinya kita lebih berhati-hati saat merawat kesehatan gigi dan mulut. Penyebab gusi bengkak cukup beragam, namun yang paling sering adalah sebagai berikut:

1. Gingivitis atau Radang Gusi
Radang gusi merupakan penyebab seringnya gusi bengkak. Gingivitis merupakan penyakit gusi yang menyebabkan gusi menjadi iritasi dan kemudian bengkak. Banyak orang mengalami gingivitis dan tidak menyadarinya karena gejalanya bisa sangat ringan. Namun, jika dibiarkan atau tidak diobati, gusi bengkak akibat gingivitis tersebut akhirnya dapat menyebabkan hilangnya gigi.

Hal ini dikarenakan abainya terhadap kebersihan mulut, yang memungkinkan plak menumpuk pada garis perbatasan gusi dan gigi. Plak gigi adalah lapisan yang terdiri dari bakteri dan partikel makanan yang menempel pada gigi dari waktu ke waktu. Jika plak tetap pada gigi selama lebih dari beberapa hari, akan menjadi karang gigi. Karang gigi lebih sulit dibersihkan daripada plak dan biasanya tidak dapat dihilangkan dengan flossing dan menyikat gigi saja. Karang gigi yang menusuk nusuk gusi dapat menyebabkan radang gusi kemudian membengkak.

2. Kehamilan
Gusi yang membengkak juga dapat terjadi selama kehamilan. Hormon tubuh selama kehamilan dapat meningkatkan aliran darah di gusi. Peningkatan aliran darah dapat menyebabkan gusi menjadi lebih mudah teriritasi yang kemudian menyebabkan terjadinya gusi bengkak. Perubahan hormonal ini juga dapat menghambat kemampuan tubuh untuk melawan bakteri yang biasanya menyebabkan infeksi gusi. Hal ini dapat meningkatkan risiko terkena gingivitis.

3. Malnutrisi
Malnutrisi juga menjadi penyebab gusi bengkak tetapi ini sangat jarang terjadi. Malnutris merupakan terjadinya kekurangan vitamin, terutama vitamin B dan C yang sangat berpotensi menyebabkan gusi bengkak. Vitamin C memainkan peran penting dalam pemeliharaan dan perbaikan gigi dan gusi. Jika kadar vitamin C Anda turun terlalu rendah, maka bisa mengembangkan penyakit scurvy. Scurvy dapat menyebabkan anemia dan penyakit gusi.

4. Infeksi
Gusi membengkak juga bisa dikarenakan adanya infeksi yang disebabkan oleh jamur dan virus sehingga berpotensi menyebabkan gusi bengkak. Jika Anda memiliki herpes (virus), bisa menyebabkan kondisi yang disebut herpes akut gingivostomatitis, yang juga menyebabkan gusi bengkak. Oral Thrush, yang merupakan hasil dari pertumbuhan berlebihan jamur alami di dalam mulut (jamur candida), juga dapat menyebabkan gusi bengkak.

Cara Mengobati Gusi Bengkak

Setelah mengetahui penyebab gusi membengkak, maka kini kita akan membahas bagaimana menyembuhkannya. Mengobati Gusi bengkak harus dengan cara yang benar. Langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk mengatasi gusi bengkak antara lain:

  • Menyikat gigi dan flossing dengan lembut, sehingga tidak mengiritasi gusi.
  • Berkumur dengan larutan air asin untuk membersihkan gigi, gusi, dan rongga mulut dari bakteri.
  • Minum banyak air untuk membantu menyiram mulut dari bakteri. Air juga akan membantu merangsang produksi air liur, yang membunuh bakteri penyebab gusi bengkak..
  • Menghindari iritasi, termasuk obat kumur yang keras, alkohol, dan tembakau (merokok).
  • Menempatkan kompres hangat di wajah (pipi pada gusi yang bengkak) untuk mengurangi rasa sakit pada gusi.

Minum Obat untuk Menyembuhkan Gusi Bengkak

Pada gusi yang bengkak akibat infeksi bakteri dapat menggunakan beberapa obat gusi berikut ini.

  • Obat penghilang rasa sakit, karena gusi bengkak biasanya sangat sakit maka diperlukan analgetik untuk meredakannya setidaknya bisa membuat tidur nyenyak. Banyak analgetik yang dijual bebas, contohnya: ibuprofen, paracetamol, asam mefenamat, metampiron (antalgin) sebelum minum baca brosur obat terlebih dahulu.
  • Obat Antibiotik, gusi bengkak akibat infeksi bakteri yang tergolong parah memerlukan antibiotik untuk membunuh bakteri penyebab, penggunaannya harus sesuai dengan petunjuk dokter.
  • Obat Anti Radang, untuk mengurangi pembengkakan akibat radang dapat menggunakan anti radang steroid seperti dexametason, dsb. namun harus sesuai dengan petunjuk dokter.

Jika gusi bengkak sudah sembuh, lakukan langkah berikut untuk mencegah agar gusi tidak bengkak lagi. berikut caranya:

  1. Oral Care, Gosok gigi dan flossing secara teratur, terutama setelah makan dan sebelum tidur. Kunjungi dokter gigi setidaknya sekali setiap enam bulan untuk membersihkan plak atau karang gigi. Jika Anda menderita mulut kering (yang dapat meningkatkan risiko penumpukan plak dan karang gigi), maka konsultasikan dengan dokter tentang obat kumur dan pasta gigi yang dapat membantu pada kondisi ini.
  2. Nutrisi yang cukup, Mendapatkan cukup kalsium, vitamin C, dan asam folat dapat membantu mencegah gusi bengkak. Mereka yang tidak mendapatkan cukup kalsium setiap hari lebih mungkin untuk mengembangkan penyakit gusi. Vitamin C dan asam folat penting untuk mencegah gingivitis dan menjaga gusi agar tetap sehat.

Kapan Gusi Bengkak harus Berobat ke Dokter

Jika gusi anda bengkak selama lebih dari dua minggu, Anda harus berobat ke dokter. Dokter gigi akan mengajukan pertanyaan tentang kapan mulai terjadi bengkak dan seberapa sering itu terjadi. Dia juga akan menanyakan apakah Anda sedang hamil dan menanyakan apakah ada yang berubah pada pola makan anda. Tes darah juga dapat dilakukan untuk melihat apakah ada infeksi atau tidak.

Jika ternyata gusi membengkak disertai nanah (abses gingiva), maka tindakan yang akan dilakukan yaitu insisi dan drainase, yakni nanah akan dikeluarkan melalui sayatan kecil pada gusi kemudian dibiarkan mengalir hingga bersih, prosedur ini dilakukan setelah dilakukan pembiusan jadi tak perlu takut, karena tidak sakit.

Dalam kasus gingivitis yang berat, pembedahan mungkin diperlukan. Salah satu pilihan pengobatan umum adalah kuretase, suatu prosedur dimana gusi yang bengkak akan dikerok agar gusi yang tersisa dapat tumbuh dengan sehat.

Kesehatan Gigi dan Mulut merupakan suatu kesatuan yang harus diperhatikan layaknya kesehatan anggota tubuh lainnya. Hal ini sangat diperlukan agar kesehatan gusi tetap terjaga dan menghindari hal-hal yang tidak diinginkan akibat dari akumulasi dari peradangan atau infeksi yang terjadi pada gusi. Lebih baik mencegah, meskipun kita tahu cara menyembuhkan gusi, karena proses penyembuhan layaknya penyakit lainnya membutuhkan waktu, tenaga dan biaya yang tidak sedikit terlebih jika sakit itu sudah parah.

9 Tanda Kondisi Usus Bermasalah

Kondisi Usus Tidak Sehat – Di hari raya seperti IdulFitri dan IdulAdha, banyak orang yang memanjakan lidahnya dengan menyantap beraneka makanan. Hal ini tentu saja sangat berpengaruh terhadap kesehatan usus yang menyebabkan kondisi usus bermasalah. Karena seperti kita ketahui saat usus tidak sehat atau bermasalah, metabolisme tubuh pasti akan terganggu dan hal ini mempengaruhi suasana hati dan kualitas tidur.

Tanda Kondisi Usus Bermasalah

Hanya saja seperti penyakit lainnya yang menyerang tubuh, ada tanda-tanda atau gejala ketika usus bermasalah. Seperti yang dipaparkan oleh seorang ahli nutrisi dari Asutralia, Anna Paredes mengemukakan adanya 9 tanda usus tidak sehat yang bisa kita gunakan sebagai peringatan agar kondisi usus tidak semakin memburuk.

9 Tanda Kondisi Usus Bermasalah

1. Irritable Bowel Syndrome (IBS)
IRS atau Iiritable Bowel Syndrome merupakan salah satu jenis gangguan pada usus yang sangat berperan penting pada sistem penceraan tubuh manusia. Sebagai salah satu tanda kondisi usus bermasalah, maka penyakit kronis ini akan menyerang usus besar dan bisa jadi akan hilang timbul selama bertahun-tahun atau bahkan seumur hidup. Kondisi yang menyerang usus besar ini termasuk penyakit yang umum terjadi. Biasanya ditandai dengan perut kembung, merasa buang air besar tidak tuntas, atau konstipasi dan diare bergantian. Jika ini terjadi, hal tersebut merupakan tanda masalah di saluran pencernaan.

2. Heartburn
Heartburn adalah sensasi perih dan panas pada dada Anda. Kondisi ini dapat memburuk saat Anda berbaring atau menunduk. Heartburn muncul dikarenakan gaya hidup dan diet yang dapat meningkatkan jumlah asam di perut yang akhirnya menyebabkan asam lambung menjadi naik sehingga memicu terjadinya kondisi heartburn.

3. Sendawa berlebihan
Bersendawa merupakan reaksi tubuh yang wajar dan normal, hanya saja jika sering bersendawa secara berlebihan setelah makan, kemungkinan besar tubuh mengalami intoleransi karbohidrat kompleks yang terjadi di usus. Hal ini terjadi karena kurangnya enzim untuk mencerna karbohidrat, untuk itu konsumsi makanan yang seimbang sebagai pencegah timbulnya sendawa yang berlebih.

4. Sulit menurunkan berat badan
Sudah mencoba segala cara, mulai dari diet, puasa, olahraga, tetapi berat badan tak turun? Ini bisa jadi tanda tubuh tak mampu buang sel lemak yang ada di tubuh akibat banyak racun di usus.

5. Bau Mulut
Bau mulut atau halitosis walau sudah rutin menggosok gigi menunjukkan ada makanan yang tidak tercerna di usus. Ini juga merupakan tanda ada ketidakseimbangan antara bakteri baik dan buruk di usus.

6. Masalah Kulit
Masalah kulit yang menjadi tanda tidak sehatnya usus adalah kulit kering dan wajah yang berjerawat. Hal ini merupakan tanda adanya racun di usus yang dipicu akibat ketidakseimbangan hormon diman bersumber dari tidak pas-nya nutrisi yang masuk ke tubuh. Konsumsi makanan yang seimbang merupakan salah satu cara untuk mengatasi masalah ini.

7. Hati Berlemak
Hati Berlemak merupakan salah satu tanda kurang sehatnya usus, istilah ini merupakan istilah umum yang digunakan untuk mendeskripsikan berbagai kondisi yang diakibatkan oleh penumpukan lemak di dalam sel hati. Penumpukan lemak di hati dianggap sebagai penyakit hati berlemak ketika 5 sampai 10 persen massa hati terdiri dari lemak sehingga terjadi ketidakmampuan tubuh melakukan metabolisme lemak dengan cepat. Ini juga tanda ada banyak racun di usus besar.

8. Mudah Sedih dan Tubuh Kurang Bertenaga
Hormon Serotonin diproduksi 90 persennya oleh usus, sehingga bisa dikatakan usus merupakan pusat emosi dan energi. Jika usus penuh racun dan tidak sehat maka dapat menyebabkan sulit terlepasnya hormon bahagia ini. Berbeda halnya bila usus bersih, akan membuat mental seseorang lebih baik dan berenergi.

9. Sistem kekebalan tubuh buruk
Selain sebagai produsen 90 persen hormon bahagia Serotonin, usus ternyata juga memproduksi 80 persen sistem imun tubuh. Jika kita sering sakit, maka bisa dipastikan adanya masalah pada usus. Sehingga sebelum beranjak mencari pengobatan terhadap penyakit yang diderita, maka sebaiknya perbaiki kondisi usus dengan mengkonsumsi makanan yang bernutrisi, seimbang dan tentu saja sehat. Hal ini sangat penting untuk menjaga agar usus tetap sehat.

Jika melihat kesembilan tanda kondisi usus bermasalah di atas, kesemuanya bermuara pada konsumsi makanan. Konsumsilah makanan yang banyak serat, nutrisi seimbang, makan makanan yang segar dan sehat. Dengan pola makan yang sehat tentu saja akan menjaga kondisi usus dalam kondisi baik dan bebas racun.

Mengatasi Usus yang Bermasalah Secara Alami

Mengatasi Usus Bermasalah – Kesehatan merupakan harta yang tak terhingga, dengan tubuh yang sehat maka kita bisa melakukan berbagai aktivitas. Dan kesehatan ini sangat terpengaruh dengan sistem metabolisme tubuh dimana sistem kekebalan tubuh bahkan suasana hati juga sangat bergantung padanya. Salah satu bagian tubuh yang sangat berperan penting adalah usus, sehingga kita harus mengatasi usus yang bermasalah karena akan menyebabkan kesehatan seseorang menjadi kacau balau dan pastinya sangat mengganggu aktivitas keseharian.
Cara Mengatasi Usus Bermasalah
Lalu bagaimana mengetahui usus kita bermasalah?, kita perlu mengetahui tanda-tandanya seperti sering bersendawa usai makan, sulit buang air besar, sulit menurunkan berat badan, mudah sakit, sering merasa sedih atau tidak berenergi. Jika merasakan tanda-tanda tersebut, maka bersegeralah membuat usus kembali sehat, karen ajika dibiarkan terus menerus akan memperburuk kesehatan tubuh.

Dikutip dari seorang ahli nutrisi dari negeri Kanguru, Anna Parades selalu menyarankan 4 tips cara membuat usus kembali sehat. Jika melihat keempat tips tersebut ternyata cukup mudah dan bisa dilakukan setiap hari, tentunya dengan melakukan tips-tips berikut akan menyebabkan kesehatan usus terjaga yang berujung pada kesehatan tubuh secara keseluruhan.

4 Tips Mengatasi Usus Bermasalah

Usus yang sehat akan akan membuat proses pencernaan dan penyerapan makanan menjadi lebih optimal sebagai bagian dari fungsi usus halus. Nutrisi dari hidangan yang telah dicerna akan diserap oleh tubuh. Mari kita simak keempat tips mengatasi usus yang bermasalah di bawah ini:

1. Makan Sayuran dan Jus lemon
Mengkonsumsi komponen makanan yang membantu memecah-mecah makanan yang tak dapat dicerna usus dengan baik. Pilih makanan yang mengandung asam klorida (HCl) seperti terdapat pada sayuran pahit.
“Mengonsumsi sayuran itu sebelum mengonsumsi makanan utama mendorong produksi asam klorida yang berperan mencerna makanan,” tuturnya.
Bisa juga mengonsumsi jus lemon yang membantu memecah-mecah makanan di perut. Dia menyarankan untuk minum segelas jus lemon hangat sesudah makan.

2. Konsumsi Probiotik
Mengonsumsi makanan yang kaya probiotik di pagi hari juga bagus untuk sistem pencernaan. Kehadiran probiotik mendukung bakteri-bakteri baik di usus.

3. Lakukan Olahraga
Olahraga membantu tubuh mengeluarkan racun lewat keringat. Dia menyarankan untuk berjalan kaki dua jam atau lari 30 menit. Bisa juga melakukan yoga atau pilates.
“Idealnya olahraga seminggu tiga kali,” saran Anna.

4. Konsumsi air secukupnya
Mengonsumsi air sebanyak dua hingga tiga liter per hari merupakan kunci tubuh terhindari dari masalah dehidrasi. Jika asupan cairan terpenuhi, buang air kecil jadi rutin. Sehingga tubuh dengan mudah mengeliminasi sampah atau racun dari tubuh. Namun perlu diperhatikan, konsumsi kopi dan teh tidak termasuk asupan air yang dimaksud di sini. Pilih air minum biasa untuk menjaga kesehatan tubuh, termasuk mengatasi usus bermasalah.

Usus yang sehat akan menyerap makanan dalam bentuk nutrisi ke tubuh sehingga metabolisme tubuh terjaga dengan baik. Tubuh yang sehat pastinya akan sangat diperlukan untuk beraktivitas sehari-hari termasuk produktif saat bekerja. Semoga tips menjaga usus selalu sehat di atas akan menginspirasi kita semua untuk menjaga kesehatan tubuh.

6 Jenis Makanan Untuk Yang Bertekanan Darah Rendah

Makanan Untuk Darah Rendah – Sekarang ini banyak dijumpai orang yang sering merasa pusing atau lesu?. Hal ini kemungkinan besar orang tersebut mengalami masalah yang dinamakan tekanan darah rendah. Kondisi tekanan darah rendah terjadi dikarenakan tekanan sistolik, yang merupakan angka atas dalam pembacaan tekanan darah, kurang dari 90 mmHg atau jika nilai tekanan diastolik, angka bawah dalam pembacaan tekanan darah, kurang dari 60 mmHg.

Makanan Untuk Darah Rendah
Orang yang mengalami tekanan darah rendah tentu tidak bisa beraktivitas dengan normal yang akhirnya menunrunkan produktifitas kerja. Perlu dilakukan berbagai cara agar tekanan darah menjadi normal, mulai dengan meminum obat yang tentunya sesuai dengan resep dokter, atau sebagai langkah awal yang bisa dilakukan adalah dengan memilih cara yang lebih alami, yaitu dengan mengkonsumsi makanan sehat.

Dari berbagai makanan sehat yang ada dan bisa dikonsumsi secara langsung, ternyata untuk memulihkan tekanan darah ke angka yang normal cukup dengan mengkonsumsi 6 makanan berikut ini. Keenam makanan ini merupakan makanan terbaik yang banyak ditemukan disekeliling kita guna mengatasi tekanan darah rendah atau hipotensi, berikut adalah daftar makanan untuk darah rendah.

Makanan untuk Darah Rendah

1. Air mineral
Air mineral atau sering kita sebut dengan air putih sangat berguna untuk menambah jumlah cairan di dalam tubuh, kurangnya cairan tentu akan sangat mempengaruhi tekanan darah. Dengan mengkonsumsi air putih sekitar 8-10 gelas perhari mampu untuk menaikkan tekanan darah secara alami.

2. Konsumsi Kacang-kacangan
Konsumsilah buncis, kacang merah, kacang polong, dan kacang hijau ke dalam menu makanan Anda sehari-hari, hal ini sangat berguna karena dapat meningkatkat tekanan darah. Seperti dikutip dari hasil penelitian yang dilakukan oleh Harvard Heart Letter, kacang-kacangan dapat dicerna secara perlahan oleh sistem pencernaan yang berakibat naiknya tekanan darah. Sehingga kacang-kacangan merupakan makanan favorit untuk menjadi makanan untuk darah rendah.

3. Sayur Bayam
Salah satu sayuran yang sangat berguna untuk menaikkan tekanan darah secara alami adalah sayuran hijau seperti sayur bayam kaya. Hal ini dikarenakan kandungan sayur bayam yang kaya akan kandungan zat kalium, namun rendah akan zat sodium. Kandungan zat folat yang terdapat di dalam bayam juga dapat membantu menurunkan tekanan darah tinggi dan melemaskan pembuluh darah sehingga proses ini nantinya akan mempertahankan kelancaran aliran darah yang bermuara pada stabilnya tekanan darah.

4. Daging dan Hati Ayam
Selain zat nabati yang digunakan sebagai makanan untuk darah rendah, ternyata zat protein hewani seperti daging ayam juga diyakini mampu meningkatkan tekanan darah. Hal ini dikarenakan tubuh membutuhkan protein untuk membangun sel, termasuk sel dalam pembuluh darah. Pembuluh darah yang lemah akan mempengaruhi aliran dan tekanan darah ke seluruh tubuh.

Konsumsi hati atau daging juga dianjurkan tetapi harus diolah tanpa menghilangkan keasinannya. Tekanan darah rendah salah satunya terjadi karena kandungan garam dalam darah yang rendah, jadi usahakan makan makanan yang asin atau kandungan garamnya tinggi untuk mengganti elektrolit yang hilang.

5. Roti dan Sereal
Gandum mempunyai banyak kandungan zat besi yang mampu mengurangi risiko tekanan darah rendah. Roti dan sereal yang dikonsumsi setiap hari mampu memberikan 20 persen zat besi, sehingga dapat memberikan efek lebih sehat pada tubuh dan hal ini sangat penting untuk dijadikan menu makanan sehari-hari.

6. Minum Kopi
Kopi memiliki antioksidan yang membantu menahan efek buruk dari peradangan pada arteri. Sesaat setelah meminumnya, kopi meningkatkan tekanan pada darah dan denyut jantung. Konsumsi kopi 1-2 gelas per hari dapat meningkatkan tekanan darah yang rendah. Namun harus dibatasi konsumsi kopi agar tidak berlebihan.

Bahaya Tekanan Darah Rendah bagi Tubuh Manusia

Hipotensi atau tekanan darah rendah yang sering diderita tentu berakibat tidak baik bagi kesehatan tubuh. Salah satu bahaya utama tekanan darah rendah adalah berkurangnya aliran darah melalui arteri dan vena. Kondisi yang serius ini dapat mengganggu sirkulasi darah normal ke bagian lain dari tubuh termasuk otak, ginjal, dan hati. Dalam kasus kekurangan pasokan darah dan oksigen, organ dalam tubuh tidak bisa bekerja dengan baik. Seperti misalnya, jika ginjal tidak mendapatkan jumlah darah serta oksigen, organ-organ tersebut tidak bisa sepenuhnya menghilangkan limbah seperti urea dan kreatinin dari tubuh. Jika tekanan darah sangat rendah maka akan gagal untuk memberikan pasokan darah ke arteri koroner, oleh karena itu terdapat kemungkinan untuk dapat mengalami serangan jantung.

Seseorang dengan tekanan darah rendah kemungkinan akan mengalami penglihatan kabur, pingsan, jantung berdebar, pusing, berkeringat dingin, dan bernafas cepat. Hal ini juga dapat mempengaruhi tingkat konsentrasi dari seorang individu dengan menyebabkan mual, kelemahan, dan kelelahan. Syok adalah kondisi yang paling serius yang berhubungan dengan hipotensi berkepanjangan, di mana timbul kegagalan pada organ-organ vital seperti hati, jantung, ginjal, paru-paru dan otak, yang dapat terjadi karena sirkulasi darah yang buruk.

Untuk itu konsumsilah 6 makanan untuk darah rendah yang sudah kita bahas di atas. Semoga dengan mengkonsumsi makanan tersebut, tekanan darah menjadi meningkat ke angka normal. Hal ini sangat penting agar bahaya dari dampak tekanan darah rendah tidak terjadi pada kita semua.

Kenapa Jerawat Muncul di Tempat yang Sama

Penyebab Utama Jerawat Muncul di Tempat yang Sama – Banyak pertanyaan muncul yang menanyakan kenapa jerawat selalu muncul di tempat yang sama meskipun pengobatan jerawat sudah dilakukan. Hal ini bergantung pada banyak faktor karena penyebab jerawat salah satunya adalah faktor hormonal. Sehingga meskipun sudah melakukan perawatan di sana-sini, jerawat tetap muncul di saat PMS atau siklus bulanan haid.

Hanya saja ada 4 area utama di wajah yang kemunculan jerawatnya selalu berulang di tempat yang sama. Apa sebenarnya yang menyebabkan hal tersebut?.
Kenapa Jerawat Muncul di Tempat yang Sama

Penyebab Jerawat Muncul di Tempat yang Sama

Berikut adalah alasan kenapa jerawat selalu muncul di tempat yang sama dan penyebab utamanya:

1. Area Pipi dan Hidung. Area ini cukup sering menjadi tempat favorit munculnya jerawat. Jika jerawat muncul di pipi dan hidung berarti adanya metabolisme tubuh yang terganggu dimana berkurangnya serapan nutrisi seperti asam folat dan zat besi ke dalam tubuh juga adanya masalah tekanan darah dan tubuh terasa nyeri. Untuk itu perlu menambah pasokan konsumsi makanan yang kaya akan asam lemak tinggi seperti minyak zaitun, biji rami, dan alpukat. Juga guna mengurangi ketidakstabilan metabolisme tubuh, konsumsi makanan seperti kopi, makanan pedas dan alkohol harus dihindari.

Selain itu perlu dilakukan penggantian sarung bantal dan seprei secara rutin karena sering melakukan kontak ke pipi saat istirahat tidur guna menghindari adanya peradangan pada jerawat.

2. Dahi. Area dahi merupakan area favorit kedua bagi munculnya jerawat, bahkan di area ini sering ditemui timbulnya jerawat pasir. Jika jerawat muncul di dahi artinya terjadi gangguan sistem pencernaan, stagnasi internal tubuh dan stress.

Untuk menghindari timbulnya jerawat di dahi, maka kurangi makanan yang diproses dan berlemak, lakukan kegiatan-kegiatan yang menyenangkan agar pikiran bahagia dan tidak stres. Selain itu karena dahi dekat dengan rambut, maka pastikan rambut tidak berketombe. Untuk mengurangi ketombe, lakukan perawatan kulit kepala seminggu sekali dengan minyak rambut atau jus lemon selama 15 menit.

3. Dagu. Jerawat yang muncul di area dagu pada umumnya disebabkan oleh stres dan hormon yang tidak seimbang pada wanita dan sering ditemukan di sekitar siklus menstruasi. Agar terhindar dari kemunculan jerawat di dagu, maka lakukan perawatan eksternal, juga ubah kebiasaan begadang dengan tidur lebih awal agar bisa mendapatkan waktu tidur yang cukup. Kondisi stress juga bisa dihindari dengan mengurangi pikiran-pikiran negatif dan lakukan pola hidup sehat seperti melakukan olahraga secara rutin.

4. Dada, Punggung, dan Bahu. Selain area wajah, ternyata jerawat juga muncul di area tubuh yang lain yaitu dada, punggung dan bahu. Timbulnya jerawat di area ini dikarenakan oleh deterjen. Juga karena adanya reaksi alergi dari penggunaan wewangian yang beraroma tajam atau penggunaan bra yang ketat. Sisa-sisa kondisioner yang tidak dibersihkan secara baik juga bisa menjadi penyebab timbulnya jerawat di punggung.

Untuk menghindari timbulnya jerawat di punggung, maka selalu gunakan kondisioner dan pastikan dibilas dengan bersih sebelum melanjutkan proses pembersihan kulit tubuh dengan sabun. Hal ini berguna untuk memastikan sisa-sisa lemak atau minyak dari kondisioner tidak tertinggal.

Perawatan dan penyembuhan jerawat secara eksternal perlu dilakukan juga seperti mengurangi ritme aktivitas tubuh dengan bersantai agar tidak mudah stress dan melakukan pola makan sehat, rajin minum air putih, memperbanyak asupan makanan berbasis nabati dan melakukan tindakan pencegahan jerawat secara alami.

Semoga artikel cara mengetahui penyebab utama jerawat muncul di tempat yang sama bermanfaat bagi kita semua. Jangan lupa untuk share di Facebook, Twitter maupun Google Plus agar teman-teman anda bisa mendapatkan manfaat yang sama.

Penyebab Timbulnya Jerawat

Jerawat dan Penyebabnya – Membicarakan jerawat tidak akan ada habisnya apalagi masalah jerawat bisa terjadi di semua orang baik perempuan maupun laki-laki. Jadi sedikit membuka serba serbi tentang jerawat sepertinya perlu dilakukan. Jerawat atau yang dalam istilah medis disebut Acne Vulgaris adalah salah satu penyakit kulit tidak berbahaya yang berhubungan dengan kelenjar minyak di dasar folikel rambut. Pada umumnya penyebab timbulnya jerawat di wajah terjadi pada saat masa pubertas akibat tingginya produksi hormon pada pria maupun wanita.

Penyebab Timbulnya Jerawat

Walaupun tidak berbahaya, jerawat dapat meninggalkan bekas luka yang mengganggu seperti parut dan kehitaman di kulit wajah. Hal ini terjadi karena kulit manusia memiliki pori-pori yang sangat kecil dan terhubung dengan kelenjar minyak yang terletak di bawah kulit melalui folikel. Folikel inilah yang bertanggungjawab membawa sel-sel kulit mati ke permukaan kulit menggunakan sebum atau cairan berminyak hasil olahan kelenjar minyak. Jika folikel tersumbat, maka akan terjadi penimbunan minyak di bawah kulit yang akhirnya menjadi cikal bakal jerawat.

Saat terjadinya penimbunan minyak, akan mengundang bakteri untuk masuk yang jika dibiarkan begitu saja akan berpotensi munculnya infeksi dan berlanjut ke level peradangan. Dalam kasus seperti ini, jerawat dapat memunculkan bekas berupa parut atau flek kehitaman di kulit wajah.

Di artikel berikut ini kita akan membahas secara lebih jauh apakah itu jerawat, jenis jerawat, penyebab timbulnya jerawat dan beberapa langkah pengobatan jerawat secara alami.

Jerawat Adalah

Jerawat atau dalam bahasa medisnya disebut acne adalah bermula dari kosakata bahasa Yunani kuno Akme yang berarti spot atau titik. Namun dalam perkembangannya banyak terjadi kesalahan eja antara huruf M dan N sehingga pada tahun 1835 telah terjadi konsensus untuk menyebut Akme menjadi Akne yang akhirnya dalam bahasa Inggris disebut Acne. Di negeri kita, terjemahan Acne sering disebut sebagai jerawat.

Jerawat merupakan salah satu penyakit kulit namun tidak membahayakan yang muncul di area wajah, leher, punggung, dada, dan bahu. Hal ini dikarenakan adanya penyumbatan sel kulit mati di bawah kulit yang dikarenakan oleh sebum dan rambut. Sumbatan tersebut saat terinfeksi dan meradang oleh bakteri akhirnya terjadi pembengkakan dan muncullah jerawat.

Dengan mengetahui awal mula bagaimana jerawat muncul, maka kita bisa melakukan tindakan pencegahan seperti selalu membersihkan tubuh terutama mencuci wajah setelah beraktivitas yang dapat mengeluarkan keringat, serta tidak sesering mungkin memegang bisul kecil yang sudah terlanjur muncul, dan tidak memencet jerawat. Kebiasaan melakukan kontak ke jerawat melalui tangan apalagi tidak bersih dapat memicu masuknya bakteri sehingga berpotensi terjadinya infeksi bahkan dalam beberapa kasus terjadi peradangan yang parah.

Jenis Jerawat

Dalam kasus jerawat yang membandel dan sulit sembuh, perlu kita ketahui secara lebih detil jenis-jenis jerawat. Hal ini akan menjadi panduan bagaimana mengobati jerawat secara efektif dan efisien yang tentunya dengan nasehat dan supervisi dari dokter. Berikut adalah jenis-jenis jerawat.

1. Nobules.
Jerawat jenis memiliki ukuran yang besar dan menyakitkan jika disentuh dan sangat jelas terlihat di permukaan kulit. Jika muncul di wajah, maka akan sangat menggangu penampilan dan tentunya sulit ditutupi dengan produk kosmetik apapun. Jenis jerawat Nobules terjadi dikarenakan folikel mengalami peradangan hebat yang akhirnya meletus di bawah kulit. Akibat letusan folikel inilah, campuran sebum yang telah terinfeksi bakteri semakin bertambah parah peradangannya lalu menyebar ke folikel lainnya yang akhirnya menimbulkan efek berantai dengan menginfeksi pori-pori kulit disekitarnya.

2. Papula
Papula merupakan jenis jerawat yang muncul di permukaan kulit berwarna kemerahan muda dan tentunya berbentuk benjolan kecil. Jenis jerawat ini masih bisa ditutupi dengan produk kosmetik namun harus disiplin untuk selalu membersihkannya secara rutin.

3. Whiteheads
Whiteheads merupakan komedo yang terbentuk saat sel kulit mati, minyak dan bakteri terperangkap di pori-pori kulit. Jika ketiga hal tersebut dibiarkan begitu saja, maka potensi bakteri menginfeksi akan sangat besar. Sehingga perlu melakukan tindakan pencegahan komedo dengan mengaplikasikan tindakan pencegahan secara alami dan mengkonsumsi makanan yang banyak serat dan tinggi kandungan air.

4. Kista
Ini merupakan jenis jerawat yang menakutkan karena sudah sangat parah. Kista sangat menyakitkan dan berisi penuh dnegan nanah. Jika kista meletus maka akan menimbulkan bekas jerawat yang sangat sulit dihilangkan.

5. Blackheads
Blackheads juga jenis komedo seperti whiteheads namun sudah terekspos hingga di luar pori-pori kulit yang akhirnya berwarna hitam. Hal ini dikarenakan adanya penyumbatan di mulut dari folikel kulit. Setiap folikel mempunyai satu rambut dan sebum yang memproduksi minyak yang berguna untuk menyehatkan kulit. Saat sel kulit mati dan minyak terkumpul di mulut dari folikel kulit, maka terjadilah penumpukan yang dinamakan komedo blackhead.

Masalah jerawat merupakan masalah yang umum terjadi pada semua pria dan wanita dengan rentang umur 11-30 tahun selama beberapa waktu. Lama tidaknya dan parah tidaknya jerawat menyerang seseorang bergantung pada banyak faktor terutama penanganan saat proses pengobatan jerawat. Meskipun demikian, masalah jerawat pada umumnya lebih lama menyerang pria yang disebabkan oleh faktor hormon testoteron.

Penyebab Timbulnya Jerawat

Hingga saat ini belum ada kata-kata yang benar-benar valid yang mengetahui apa sebenarnya penyebab dari masalah kulit ini. Walaupun banyak ahli kesehatan kulit yang percaya bahwa penyebab timbulnya jerawat adalah terjadinya peningkatan kadar hormon androden dalam darah. Peningkatan ini sangat masif saat seseorang beranjak menjadi remaja, maka tidak aneh jika kalangan remaja penjadi penderita terbesar penyakit kulit ini.

Kadar hormon androgen yang meningkat akan merangsang produksi minyak di bawah kulit sehingga menyebabkan kelenjar minyak bekerja keras dengan cara memperbesar produksi minyak lebih banyak. Akibat sebum minyak berlebihan akibatnya memecah dinding sel dalam pori-pori kulit di wajah, akibatnya bakteri tumbuh subur.

Faktor genetik juga menjadi titik kerentanan seseorang mengalami masalah jerawat yang dibuktikan dari beberapa hasil penelitian dimana ada orang yang tahan dengan masalah jerawat dan ada yang tidak dengan kondisi lingkungan yang sama. Di beberapa penelitian lain, juga mengindikasikan jenis obat yang mengandung androgen dan lithium juga dapat menjadi penyebab timbulnya jerawat dimana adanya potensi penyumbatan pori-pori di wajah. Biasanya kandungan kimia yang ada di produk kosmetik berbahan minyak juga memicu penyebab timbulnya jerawat pada seseorang karena faktor sensitifnya wajah. Pada wanita hamil, juga memacu pertumbuhan produksi minyak pada wajah karena adanya perubahan hormon.

Cara Mengobati Jerawat Membandel

Mengobati jerawat apalagi jerawat yang membandel sudah menjadi suatu keharusan karena meski penyakit ini tidak berbahaya, jerawat adalah salah satu masalah kulit yang terkadang membuat penderitanya depresi. Namun jangan khawatir karena pada umumnya, masalah kulit ini bisa dihilangkan melalui pengobatan yang benar dan rutin.
Metode pengobatan jerawat harus disesuaikan dengan tingkat keparahan dan level seberapa sering jerawat muncul di wajah.

1. Cara Mengobati Jerawat Ringan
Mengobati jerawat ringan sering menggunakan obat jerawat yang dapat dibeli di apotik tanpa resep dokter. Biasanya obat jerawat di apotik mengandung zat aktif seperti Benzoyl Peroxide, Resorsinol, Salicylic Acid, sulfur, Retin-A, dan Azelaic Acid.
Bentuk obat jerawat apotik ini juga cukup beragam, ada yang berbentuk krim, lotion, gel dan juga sabun. Gunakan obat jerawat apotik ini dengan bijaksana, jika kulit wajah anda termasuk kategori sensitif, gunakan obat jerawat yang berbahan krim atau lotion.
Untuk obat jerawat berbentuk Gel, biasanya mengandung alkohol yang mempunyai efek kulit wajah menjadi kering. Untuk obat jerawat berbentuk Gel cocoknya digunakan oleh orang dengan kulit wajah yang berminyak.

2. Cara Mengobati Jerawat Parah
Untuk kasus jerawat yang parah, cara mengobatinya harus dengan pengawasan dokter spesialis kulit. Dokter akan menganalisa dan mendiagnosa tingkat keparahan jerawat dengan memberikan terapi pengobatan yang cocok untuk kulit wajah anda.
Biasanya dokter akan memberikan obat jerawat dengan bentuk krim atau lotion dan juga obat antibiotik guna membasmi pertumbuhan bakteri yang bertujuan untuk mengurangi dampak peradangan di bawah kulit muka. Obat antibiotik yang sering digunakan dalam mengobati jerawat yang parah adalah Eritromisin dan Tetrasiklin.

3. Cara Mengobati Jerawat Kista
Jerawat kista adalah salah satu jenis jerawat yang paling mengerikan dan yang paling sulit untuk disembuhkan serta dipastikan menimbulkan bekas jerawat di wajah. Pengobatan jerawat kista biasanya sudah harus dalam pengawasan dokter. Dimana nantinya dokter akan menyuntikkan kortikosteroid yang telah diencerkan untuk mengobati peradangan kista dan sebisa mungkin mencegah terjadinya jaringan parut. Dengan turunnya tingkat peradangan makan akan mempercepat penyembuhan.
Injeksi dengan isotretinoin juga sering dilakukan oleh dokter sebagai tambahan setelah injeksi kortikosteroid, hal ini dilakukan guna mengobati jerawat kista yang parah dan tidak bisa disembuhkan dengan obat jerawat lainnya.

Tips Menjaga Kulit Wajah Agar Terbebas Dari Jerawat

Begitu banyaknya waktu, tenaga dan biaya saat mengobati jerawat, maka perlu dilakukan tindakan pencegahan yang efektif, efisien, berbahan alami dan tentunya terjangkau dan bisa dilakukan di rumah. Gunakan berbagai tips pengobatan jerawat secara alami. Hal ini patut dilakukan pada jenis kulit yang rentan mengalaminya dengan lebih rutin dan disiplin untuk membersihkan wajah setiap hari. Tips mencegah jerawat berikut ini juga dapat digunakan untuk menjaga supaya kulit wajah terbebas dari munculnya jerawat membandel.

  1. Cuci wajah dua kali sehari. Selalu gunakan sabun khusus dan air yang hangat, sangat dilarang menggosok kulit disaat mencuci dan membasuh muka. Pada umumnya dokter akan memberikan saran menggunakan lotion yang mengandung zat aktif Benzoil Peroksida. Sekali lagi, jangan terlalu sering mencuci wajah.
  2. Sangat dilarang memencet jerawat karena dapat berpotensi memicu infeksi di bagian bawah kulit dan efek ini akan berantai dengan memicu lebih banyak lagi sumbatan yang akhirnya terjadi pembengkakan penyebab jerawat. Bisul kecil yang dipencet dengan tangan mempunyai potensi besar menimbulkan bekas luka jerawat di wajah.
  3. Disiplinkan diri untuk tidak mencoba-coba menyentuh wajah dengan tangan. Jika harus menyentuh wajah, maka cucilah tangan terlebih dahulu dengan air bersih. Jika anda menggunakan kacamata, maka rutinlah membersihkan kacamata guna menghilangkan potensi menempelnya residu kulit dan sebum.
  4. Untuk jerawat yang muncul di bahu atau punggung, selalu menggunakan pakaian yang longgar guna memberi kulit ruang untuk bernapas.
  5. Untuk para wanita, usahakan tidur setelah semua make-up di wajah dibersihkan. sebaiknya gunakan produk kosmetik yang tidak mengandung minyak karena berpotensi menyumbat pori-pori di kulit wajah.
  6. Jangan lupa bagi yang mempunyai rambut hingga ke area wajah untuk dibersihkan dengan teratur karena rambut mampu mengumpulkan sebum dan sisa-sisa sel kulit mati.
  7. Jika tidak terpaksa, hindari terpaan sinar matahari yang berlebih pada wajah.

Hormon, iklim dan kebersihan menjadi faktor umum pendorong terjadinya masalah kulit. Kulit wajah yang bersih perlu dijaga guna mencegah timbulnya infeksi yang menjadi penyebab muka berjerawat. Dengan tips mencegah jerawat pada wajah di atas diharapkan wajah tetap terjaga bersih dan segar.

Apa-Apa Saja Yang Dapat Memperburuk Jerawat

Meskipun demikian, ada saja faktor-faktor penyebab timbulnya jerawat muncul walaupun sudah secara rutin dan disiplin menjaga kebersihan wajah. Hal ini dipicu oleh berbagai kemungkinan seperti perubahan mood, cuaca dan jenis makanan.

Di bawah ini kita akan coba membahas pemicu jerawat semakin memburuk.

  • Faktor siklus menstruasi. Saat siklus menstruasi terjadi maka biasanya para wanita mengalami jerawat yang parah pada satu atau dua minggu sebelumnya. Perubahan hormon menjadi biang keladi nya. Dengan mengetahui ini, maka perlu dijaga adalah jangan sampai gangguan tersebut memicu timbulnya parut atau luka pada kulit.
  • Kecemasan dan Stress. Perubahan kadar hormon dalam tubuh seperti kortisol dan adrenalin berpotensi memperburuk kondisi jerawat di wajah. Untuk itu guna mencegah kondisi yang lebih buruk, maka faktor stress dan kecemasan menjadi dua hal yang harus dijaga kondisinya.
  • Faktor Cuaca. Cuaca yang panas cenderung membuat suhu panas tubuh juga ikut panas yang cenderung mendorong tubuh menghasilkan keringat yang lebih banyak dari biasanya dan hal ini sangat berpotensi dapat menyebabkan wajah berjerawat.
  • Faktor kosmetik dengan bahan minyak. Seperti sudah disinggung di atas, penggunaan produk kosmetik seperti krim pelembab dan lotion dengan bahan dasar minyak sangat berpotensi terjadinya percepatan penyumbatan pori-pori kulit di wajah. Jika hal ini dibiarkan terus maka akan menyebabkan wajah berjerawat.
  • Faktor Rambut berminyak. Rambut yang berada dekat dengan area wajah jika rambut tersebut berminyak dapat mempengaruhi pori-pori kulit pada wajah, hal ini akan beresiko lebih besar pada orang yang memiliki rambut panjang.
  • Faktor kebiasaan memencet jerawat. Sangat tidak dianjurkan untuk memencet jerawat dalam kondisi apapun. Hal ini sudah jelas sebagai tindakan sangat beresiko karena membuat jerawat pecah dan akhirnya menimbulkan bekas luka dan flek kehitaman pada wajah.

Kita tahu jika faktor cuaca dan hormon sangat sulit untuk diatasi, namun jika hal ini menjadi faktor penyebab timbulnya jerawat yang dominan maka gunakan beberapa obat alami atau obat resep dokter yang sangat berguna untuk menghindari terjadinya luka bekas jerawat di wajah. Karena jika terjadi luka parut di wajah, maka hal ini sulit untuk disembuhkan.

Semoga artikel semua hal tentang penyebab timbulnya jerawat ini dapat bermanfaat bagi kita semua. Sehingga kita mampu untuk mengetahui penyebab timbulnya jerawat, definisi jerawat, jenis-jenis jerawat, cara mengobati jerawat, dan berbagai hal yang bisa digunakan untuk menghindari semakin memburuknya kondisi jerawat dan paska penyembuhan jerawat khususnya di wajah.

Cara Menghilangkan Jerawat Pasir di Dahi

Cara Menghilangkan Jerawat Pasir di Dahi – Membahas kesehatan kulit tidak akan lepas dari bagaimana mencegah timbulnya jerawat, atau bagaimana cara mengobati secara alami jerawat di wajah. Hal ini sangat berkaitan karena kecantikan kulit sangat terpengaruh akan adanya jerawat pada wajah, termasuk jerawat pasir. Jenis jerawat ini jika dari kejauhan tidak nampak namun kulit terasa kasar seperti adanya pasir, dari sinilah jenis jerawat ini disebut dengan nama jerawat pasir untuk dibedakan dengan jenis jerawat batu.

Cara Menghilangkan Jerawat Pasir

Jerawat pasir sering ditemui muncul di sekitar dahi, cara menghilangkan jenis jerawat ini tidak sulit tetapi tidak juga mudah karena sangat bergantung dari jenis kulit dan daya tahan tubuh yang berbeda-beda. Jerawat pasir merupakan jenis jerawat yang mempunyai bentuk kecil-kecil, bergerombol dan muncul dalam jumlah yang banyak. Peradangan yang terjadi di jerawat pasir tidak nampak jelas seperti yang terjadi pada jerawat batu. Jadi terkadang banyak yang salah mengartikannya sebagai komedo karena jika dipencet akan mengeluarkan butiran kecil berwarna putih yang mirip nasi.

Jerawat pasir bukan jenis penyakit yang berbahaya namun tentunya sangat menjengkelkan apalagi berhubungan dengan penampilan. Di artikel ini mencoba membahas beberapa cara yang aman dan alami untuk mengatasi jerawat pasir yang sedang menyerang anda termasuk cara menghilangkan jerawat pasir di dahi.

Penyebab Jerawat Pasir

Sebelum kita masuk ke bahasan bagaimana cara menghilangkan jerawat pasir secara alami, perlu kita ketahui berbagai faktor yang diketahui menjadi penyebab penyakit ini:

  • Stress dan Faktor Hormonal

Komedo dan jerawat akan timbul disebabkan oleh salah satu faktor penting yaitu meningkatnya produksi hormon testoteron baik pada wanita maupun pria. Jerawat timbul akibat terangsangnya kalenjar minyak sebaceous gland untuk memproduksi minyak kulit atau dinamakan sebum secara berlebihan.Peningkatan hormon testoteron ini banyak terjadi dikarenakan stress, suatu kondisi dimana adanya bentuk ketegangan dari fisik, psikis, emosi maupun mental. Bentuk ketegangan ini akhirnya mempengaruhi ritme dan kinerja keseharian seseorang. Stress dapat juga membuat produktivitas menurun, rasa sakit dan gangguan-gangguan mental. Intinya, stress adalah sebuah bentuk ketegangan, baik fisik maupun mental.

  • Faktor Kelenjar minyak

Kelenjar minyak yang terlalu aktif juga menjadi faktor pencetus timbulnya jerawat. Minyak yang telalu banyak di wajah kerap memperparah kondisi jerawat apalagi malah untuk membersihkan wajah sehabis berkegiatan di luar. Kulit yang berminyak tidak bisa dihindari karena bisa dimiliki oleh semua perempuan dan laki-laku dari usia muda hingg lanjut. Kulit berminyak akan sangat mudah dikenali dengan terlihatnya permukaan kulit yang cenderung mengkilap.

  • Faktor keturunan

Selain itu faktor penyebab timbulnya jerawat pasir di dahi juga dikarenakan faktor keturunan dari orang tua. Perhatikan orang tua atau saudara dari orang tua apakah ada yang memiliki masalah dengan jerawat yang parah. Sehingga untuk itu perlu lebih berhati-hati untuk merawat kebersihan kulit wajah terutama setelah beraktifitas di luar, ataupun jika menggunakan kosmetik maka harus segera dibersihkan paling lambat sebelum tidur malam.

Pengobatan jerawat seyogyanya perlu memperhatikan faktor-faktor yang disebutkan di atas. Hal ini sangat openting diketahui untuk menghindari timbulnya jerawat kembali di wajah, pengontrolan atas faktor-faktor pencetus seperti yang disebutkan di atas sangat perlu dilakukan.

Pengobatan untuk jerawat sendiri memerlukan kesabaran, mengubah pola makan dengan mengendalikannya lebih baik, pengendalian terhadap stress, membersihkan kulit wajah dan lain sebagainya.
Meskipun demikian masih banyak pendapat yang memperdebatkan pengaruh makanan terhadap kemungkinan timbulnya jerawat, karena banyak penelitian yang menyatakan hasilnya masih bersifat individual. Namun hal ini semoga tindak menjadi sandaran yang berlebihan bagi seseorang untuk mengesampingkan pola konsumsi makanan sebagai pencetus timbulnya jerawat di wajah. Karena dengan diet rendah lemak, rendah karbohidrat dan konsumsi produk susu yang terkontrol mampu untuk menghindari kemungkinan timbulnya jerawat di wajah.

Misalnya dengan konsumsi makanan rendah karbohidrat yang dapat mempengaruhi kontrol hormonal pada jerawat sehingga jerawat dapat membaik. Demikian juga dengan kadar gula dalam darah yang terkontrol dapat memperbaiki kondisi berjerawat. Juga dengan konsumsi produk susu dan juga makanan berlemak sebaiknya juga dihindari. Dengan mengurangi konsumsi makanan-makanan ini dapat mengurangi terjadinya peningkatan minyak dalam kelenjar sebasea kulit sehingga menurunkan peluang untuk memicu terjadinya jerawat.

Kurangi atau Hindari Makanan Berlemak

Makanan yang digoreng dan makanan yang berlemak perlu untuk dikurangi dalam konsumsi sehari-hari, karena jika dikonsumsi terlalu banyak dapat meningkatkan produksi minyak di kulit. Untuk itu makanlah makanan segar yang rendah lemak trans dan lemak jenuh seperti yoghurt tanpa lemak dibandingkan yoghurt manis yang ditambahi susu. Juga lebih baik mengkonsumsi produk olahan ikan atau unggas tanpa kulit dibandingkan ayam goreng.

Kurangi Makanan Pedas

Makan jika tidak pedas rasanya kurang afdol bukan?, namun pernahkah terpikirkan jika setalah mengkonsumsi makanan pedas, maka kulit wajah cenderung menjadi mengkilap?, hal ini dikarenakan makanan pedas dapat mengingkatkan produksi minyak wajah di wajah kita. Jadi lebih baik kurangi konsumsi makanan yang diolah terlalu pedas atau terlalu banyak bumbu.

Selain mengurangi konsumsi makanan berlemak, yang digoreng dan makanan pedas. Konsumsi makanan pencegah kulit berminyak juga sangat disarankan, seperti berikut di bawah ini:

  1. Jeruk. Buah jeruk mengandung zat aktif antioksidan yang bermanfaat untuk meningkatkan daya tahan tubuh, dan kandungan vitamin C-nya juga berlimpah. Serta memiliki daya serat tinggi dan kandungan air yang sangat mudah dicerna oleh tubuh. Konsumsi buah jeruk atau dijadikan juss jeruk tanpa gula dapat memaksimalkan kesehatan kulit. Hal ini akan berimbas sebagai salah satu cara menghilangkan jerawat pasir di dahi.
  2. Air putih. Air putih meskipun sepertinya hal yang sepele saat digunakan untuk menghilangkan jerawat pasir, ternyata memiliki manfaat yang bagus yaitu untuk menghindari tubuh terkena dehidrasi yang akan sangat berpengaruh pada kesehatan kulit. Gantilah minum minuman manis dan bersoda dengan air putih. Jangan lupa juga untuk mengkonsumsi teh hijau tanpa gula yang mengandung zat anti oksidan yang sangat tinggi yang mampu mencegah kerusakan pada kulit.
  3. Suplemen. Jika dirasa belum cukup bahan-bahan alami sebagai penghilang jerawat pasir di dahi, dapat juga dengan mengkonsumsi tambahan suplemen yang mempunyai kandungan menjaga kulit tetap lembab dan elastis. Suplemen yang mengandung astaxanthin, vitamin C dan E dapat membantu memperbaiki struktur kolagen pada kulit yang rusak karena timbulnya jerawat di wajah serta memberi pasokan nutrisi ke kulit.

Tips Cara Menghilangkan Jerawat Pasir

Jika jerawat pasir sudah menyerang di wajah maka perlu dilakukan pengobatan yang didasarkan pada bagaimana cara mengurangi produksi minyak, mempercepat proses pergantian sel kulit, mengurangi peradangan, dan melawan infeksi bakteri ke pori-pori kulit. Obat jerawat di apotik yangbisa digunakan adalah yang mengandung retinoic acid, benzoyl peroksida, dan antibiotik topikal serta oles. Dalam proses menghilangkan jerawat menggunakan obat di apotik diperlukan waktu sekitar 4-6 minggu pertama untuk mendapatkan efek dari obat tersebut. Selain itu pengobatan dari dalam juga perlu dilakukan dengan meminum obat-obatan minum yang diresepkan oleh dokter berdasarkan tingkat keparahan jerawat.

Salah satu cara menghilangkan jerawat pasir adalah dengan menjaga kebersihan wajah, basuh muka dengan sabun muka khusus untuk jerawat atau jika tidak ada gunakan sabun bayi paling minim 2 kali dalam sehari, bisa lebih jika berkeringat akibat aktivitas tinggi. Jadi diharapkan jika wajah terkena jerawat pasir, maka gunakanlah sabun yang cocok untuk wajah berjerawat dan kondisi wajah.

Pengobatan wajah berjerawat pasir secara kimiawi atau topikal dapat menggunakan obat yang ada di apotik yang mengandung retinoic acid yang dioleskan setiap hari pada malam hari. Retinoc Acid juga mampu pengecilkan pori-pori dan mencerahkan kulit selain untuk mengobati komedo dan jerawat. Namun perlu diketahui saat awal pengobatan jerawat dapat muncul semakin banyak, kulit menjadi memerah serta mengelupas, namun penggunaan obat tidak boleh berhenti karena harus tetap dilanjutkan sampai minimal 3 bulan, kalau perlu seterusnya. Untuk hasil yang lebih baik gunakan sunblock dengan SPF minimal 30 jika harus berkegiatan di luar, jika tidak hindari paparan sinar matahai secara langsung.

Jika jerawat pasir semakin meradang dan membesar hingga berubah menjadi jerawat batu maka perlu disuntik dengan suntikan kortikosteroid. Namun, pengobatan jerawat atau terapi penggunaan obat harus atas indikasi dan berada di bawah pengawasan dokter.

Sekali lagi, pencegahan lebih baik dibandingkan pengobatan. Untuk itu lebih lakukan tindakan pencegahan jerawat di wajah dengan berbagai obat alami yang murah dan bisa dilakukan sendiri di rumah. Karena jika sudah terserang jerawat, maka proses penyembuhannya akan membutuhkan waktu, tenaga, dan biaya yang tidak sedikit termasuk tergerusnya rasa percaya diri akibat jerawat di wajah.